10 Dosa Besar menurut Ustad Yusuf Mansur

admin

Assalamualaikum, Yuk Bantu Klik tombol Like FB/Twitter/Google+ agar artikel yang Anda baca ini terbagikan ke Akun Social Media Anda & silakan juga membagikan artikel di web blog ini dengan mengcopy paste ALAMAT LINK-nya. Mari bersama - sama menjadikan internet sebagai media berdakwah setiap saat. Terima Kasih.

You may also like...

18 Responses

  1. Subhaanakallaahumma wa bihamdika

    asyhadu allaa ilaaha illaa anta

    astaghfiruka wa atuubu ilaika

    laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziiim

  2. Subhanallah. Terima kasih ustadz atas pemberitahuannya.http://wisatahatiyusufmansur.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

  3. syamsul anam says:

    Terimakasih atas ilmunya ustad

  4. RINI says:

    Ustad bagaimana kalo kita pernah melakukan dosa besar dan dulu belum mengetahui itu adalah dosa besar? mohon penjelasanya ustad, terimakash

    • admin says:

      Assalamualaikum., Bisa Segera melakukan tobat nasuha, dan benar – benar akan menjauhi semua larangan2-NYA.

  5. mizuriyadh says:

    TERIMAKASI USTAD ILMUNYA,ALLAH MAHA SEGALAHNYA.

  6. Giena Olivia Restu says:

    . alhamdulillah dapet ilmu yang begitu penting, syukron ustadz :)

  7. faisal says:

    Informasi yang bermanfaat
    Terimakasih ustad

  8. YAti says:

    AlhamDulillah ustadz semoga ini sEmua bisa menjadikan
    saya seorang
    Yg lebih manjAga diri u tidak mengerjakan
    yg dilaRang ALLOH SWT ..

  9. ujat saputra says:

    Mohon ampunan-Mu ya Rabb…..

  10. wahyu says:

    subhaanaka laa ‘ilma lanaa illaa maa ‘allamtana innaka antal ‘aliimul hakiim

    semoga perihal keilmuan ini bermanfaat bagi kita semua

  11. amalia says:

    Ustadz, saya titip doa agar diaminkan oleh jamaah, saya harus ada uang 45juta besok pagi. Mohon doa agar saya istiqomah berikhtiar dan segera didatangkan bala bantuan oleh Alloh. Terima kasih

  12. dani says:

    assalamuallaikum ustadz.saya mau tanya…suami saya melarang saya untuk berhubungan dengan kakak-kakak saya.dengan alasan supaya keluarga tetap utuh.karena menurutnya kakak2 saya sudah terlalu ikut campur dengan keluarga saya.memang tahun kemaren kami sempat hampir bercerai dan menurutnya karena terlalu ikut campurnya kakak2 saya.saya jadi bingung saya harus bagaimana?apakah ini termasuk memutuskan silahturahim.mohon penjelasannya.terim kasih

  13. LOVE says:

    Aslmkm Ustadz, bagaimana cara menata hati & pikiran saya agar selalu berbakti kepada Ibu? karena melihat Ibu yang selalu memfasilitasi kakak2 saya, tapi dengan saya tidak pernah, bahkan untuk membagi harta warisan peninggalan Alm. Ayah selalu ditolaknya. Saya ingin agar saya tetap bisa berbakti pada Ibu s/d akhir hayatnya, agar saya mendapat keberkahan nantinya, tapi hati saya selalu berkata “ini smua sebenarnya tidak adil”

  14. taufik says:

    Assalamualaikum
    ustadz, apakah ketika ingin taubat nasuha, perlu didampingi mu’alim . . .?

  15. Imam Masrur says:

    Jujur Ustad, insyaAlloh hanya nomer 3 yg belum aku lakuin.
    3 ahun ini udah banyak mksiat aku lakuin…! dan kyaknya bener dpt AZAB ! hidup saya ga karuan bingungnya, ! baru 20 th udah bisa berani utang sana sini ! klu di itung2 udah 3 jutaan…! 4 thn ga bisa balikin ustad atau smpek skrg ! Ya Alloh. Sprt cermh ustad ttg 10 dosa bsar, kerja dr kecil (mts) sampek sekarg, ga pernh naik derjat, pdhl jg ga bodoh2 amat! kuliah hancur, hidup kyaknya ksong terus. Mhon doanya ustad, ! Imam Masrur Nganjuk

  16. zulliadi says:

    asalamualaikum ustat. saya sudah berusaha bertaubat tetapi kembali lagi kedosa yang sering saya buat, saya ini fasik apakah allah akan mengampuni dosa saya usta kalaulah bisa berilah sedikit solusinya ustat?

  17. nurma says:

    Aslm, ustad saya mau tanya. Saya sekarang telah berkeluarga dan punya satu anak,setelah saya berkeluarga sepertinya banyak sekali perkataan dari orang tua saya yang tidak mengenakan hati saya. Saya seringkali di kata pelit setelah menikah. Hal ini karena dalam memberi uang kepada orang tua, saya membatasinya (hanya sedikit) krena dibatasi pula oleh suami. Keadaan sangat berbeda dgn dahulu ketika saya masih sendiri seluruh penghasilan saya diberikan pada orang tua, hingga saat ini orang tua seringkali kesal hingga memarahi saya dan sekarang sikap nya sangat berbeda terhadap saya.saya bingung ustad, saya harus gimana?saya merasa sedih sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>